Kota Metro - Ratusan warga lanjut usia (lansia) mengikuti Gebyar Senam Lembaga Lansia Indonesia (LLI) Kota Metro. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menjaga kebugaran, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antarlansia dan pemerintah daerah.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Metro bersama LLI Kota Metro itu berlangsung meriah. Para peserta dari sejumlah kelurahan tampak antusias mengikuti senam bersama.
Ketua LLI Kota Metro Lukman Hakim mengatakan kegiatan seperti ini penting untuk menjaga kesehatan sekaligus memberikan ruang bagi lansia untuk tetap aktif.
Menurutnya, keberadaan lansia di Kota Metro terus berkembang sehingga perhatian terhadap kesehatan dan pemberdayaan mereka perlu dilakukan secara konsisten.
Lukman menyebut para lansia memiliki pengalaman dan pengetahuan yang dapat menjadi teladan bagi generasi muda. Karena itu, kelompok lansia tidak seharusnya hanya dipandang sebagai penerima manfaat program pemerintah.
“Para sesepuh akan terus memberikan doa dan motivasi kepada Wali Kota beserta seluruh jajaran agar terus bekerja keras membangun Kota Metro menuju kota yang semakin maju dan sejahtera,” ujar Lukman.
Ia berharap kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga untuk mendukung pembangunan Kota Metro sebagai kota pendidikan.
Wali Kota Minta Lansia Tetap Aktif
Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan Pemkot Metro akan terus memberikan perhatian terhadap keberadaan lansia.
Menurut Bambang, masa lanjut usia bukan alasan untuk berhenti beraktivitas. Para lansia tetap perlu mendapatkan kesempatan untuk berolahraga, bersosialisasi, serta berkontribusi sesuai kemampuan mereka.
“Para lansia memiliki kontribusi besar dalam menjaga nilai-nilai budaya, norma sosial, serta menjadi teladan bagi generasi muda,” kata Bambang.
Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan antara generasi tua dan generasi muda. Sikap saling menghormati dan menyayangi dinilai menjadi salah satu cara menjaga keharmonisan masyarakat.
Namun, pesan Bambang dalam kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kesehatan lansia.
Ia turut mengajak peserta dan masyarakat Metro lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya persoalan sampah.
Ajak Warga Malu Buang Sampah Sembarangan
Bambang mengatakan persoalan sampah menjadi salah satu pekerjaan yang membutuhkan keterlibatan masyarakat.
Pemerintah, menurutnya, tidak akan mampu menjaga kebersihan kota jika masyarakat masih memiliki kebiasaan membuang sampah sembarangan.
Karena itu, ia mengajak warga membangun kebiasaan baru dengan menanamkan rasa malu ketika membuang sampah bukan pada tempatnya.
“Mari kita mulai dari diri sendiri dengan membangun budaya malu membuang sampah sembarangan. Jika budaya ini tumbuh di masyarakat, maka Kota Metro akan menjadi kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga maupun para tamu yang datang,” tegasnya.
Bambang berharap kesadaran menjaga kebersihan tidak hanya muncul ketika ada kegiatan pemerintah.
Menurutnya, menjaga lingkungan harus menjadi kebiasaan yang dilakukan masyarakat setiap hari.
Gebyar Senam LLI pun menjadi momentum untuk membawa dua pesan sekaligus, yakni pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut dan kepedulian terhadap lingkungan.
Pemkot Metro memastikan program yang berkaitan dengan kesehatan dan pemberdayaan lansia akan terus didukung. Pemerintah berharap para lansia dapat menjalani masa tua secara sehat, aktif, dan tetap memiliki peran di tengah masyarakat.
Pada akhirnya, membangun Kota Metro bukan hanya soal pembangunan fisik. Menjaga kesehatan warga, merawat hubungan antargenerasi, dan menciptakan lingkungan yang bersih juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan kota yang nyaman bagi seluruh masyarakat. (TM/ADV)