TPAKD Metro Masuk Tahap Assessment Award 2026, Bambang Ungkap Program Unggulan



KOTA METRO – Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menegaskan komitmen Pemerintah Kota Metro dalam memperluas akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Bambang saat mengikuti Virtual Assessment TPAKD Award 2026 bersama jajaran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Metro di OR Setda Kota Metro, Jumat (24/7/2026).


TPAKD Kota Metro berhasil melaju ke tahap Virtual Assessment setelah melewati serangkaian proses seleksi. Dalam tahapan tersebut, Bambang memaparkan berbagai program yang telah dijalankan Pemkot Metro bersama sejumlah pemangku kepentingan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Bambang menyebut keberhasilan TPAKD Kota Metro mencapai tahap tersebut menjadi sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat program perluasan akses layanan keuangan.

“Kesempatan ini merupakan suatu kehormatan sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat komitmen dalam memperluas akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kota Metro,” ujar Bambang.

Menurutnya, penguatan akses keuangan tidak dapat dilakukan pemerintah daerah secara sendiri. Karena itu, Pemkot Metro terus membangun kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, lembaga jasa keuangan, dunia usaha, akademisi serta berbagai pihak terkait.

Sejak TPAKD Kota Metro dibentuk pada 2020, pemerintah daerah terus mendorong berbagai program yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

Sepanjang 2025, sejumlah program telah dijalankan, antara lain penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani, pemberdayaan UMKM, Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), Gerakan Menabung dengan Sampah, digitalisasi sektor pariwisata serta pemanfaatan Galeri Pasar Modal.

Bambang menilai program tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan dan pengelolaan keuangan. Di sisi lain, akses pembiayaan juga diharapkan mampu memperkuat daya saing pelaku usaha dan perekonomian lokal.

“Berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan akses dan pemahaman masyarakat terhadap layanan serta pengelolaan keuangan, sekaligus memperkuat daya saing dan kemandirian ekonomi lokal,” katanya.

Dalam Virtual Assessment TPAKD Award 2026, Bambang juga menyampaikan sejumlah program yang dikembangkan pada 2025-2026. Di antaranya dukungan terhadap ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, peningkatan kapasitas pelaku UMKM, business matching hingga program Ebix.

Ia berharap program-program tersebut dapat menjadi gambaran mengenai keseriusan Pemerintah Kota Metro dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bambang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur TPAKD Kota Metro yang telah bekerja dan membangun sinergi dalam menjalankan berbagai program tersebut.

Menurutnya, capaian hingga tahap Virtual Assessment tidak terlepas dari kerja kolektif antara pemerintah daerah, OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, akademisi, lembaga jasa keuangan dan pemangku kepentingan lainnya.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari kinerja dan kolaborasi antara pemerintah daerah, OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, akademisi, lembaga jasa keuangan dan seluruh pemangku kepentingan,” ucapnya.


Bambang menegaskan Pemkot Metro terbuka terhadap berbagai masukan dari tim penilai. Ia berharap proses assessment tersebut tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga menjadi ruang evaluasi bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki dan mengembangkan program TPAKD ke depan.

“Kami berharap proses ini dapat menjadi sarana untuk berbagi pengalaman sekaligus menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja TPAKD Kota Metro,” ujarnya.

Bambang pun berharap momentum TPAKD Award 2026 semakin mendorong pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk menghadirkan inovasi dalam memperluas akses keuangan.

Dengan sinergi dan kolaborasi yang terus diperkuat, ia optimistis akses layanan keuangan dapat semakin mudah dijangkau masyarakat dan pada akhirnya memberikan dampak terhadap penguatan ekonomi Kota Metro. (TM/adv)
Lebih baru Lebih lama